Pendaftaran Mahasiswa Baru T.A. 2020/2021

Akademi keperawatan Baramuli Airmadidi menerima mahasiswa baru T.A. 2020/2021.

Pendaftaran Online  dibuka mulai tanggal 01 Februari 2020 sampai dengan 31 Agustus 2020,  .

Persyaratan pendaftaran:

  • Lulusan SMA/SMK/sederajat
  • Pasfoto 3×4.

Form Pendaftaran Bisa Klik Link dibawah ini

https://bit.ly/Maba20Baramuli

Perubahan Data di halaman Forlap Dikti

Pengumuman :
Untuk semua alumni/Mahasiswa yang akan melakukan Perbaikan Data di Forlap dikti untuk bisa menyiapkan dokumen sebagai berikut :
1. Scan Akte Kelahiran
2. Scan Ijasah DIII
3. Scan Transkrip Nilai

4. Scan KTP
5. Scan Kartu Keluarga
6. Scan Kartu Mahasiswa (Khusus mahasiswa)
7. Scan Surat pengantar dari Direktur dengan Metrai 6000

Masing-masing file besar max 250kb dan Harus dalam format PDF.
Untuk memudahkan Oprator dalam penyortiran data file yang di scan Harus di tuliskan Nama contoh untuk file Ijazah :
Ijazah_nomorIjazah.pdf
Transkrip_nomortranskrip.pdf
Akte_nomorakte.pdf
Dst……

Hasil scan Di gabungkan dalam file format ZIP atau RAR dengan menulis nama_nim di folder RAR contoh : 
Angki_018001.RAR

File tersebut bisa di email ke :
kemahasiswaan.baramuli@gmail.com

Bagi yang sudah Email Harap Dikonfirmasi Di halaman FB : https://www.facebook.com/Akperbaramuliairmadidi/

PENERAPAN TEORI KEPERAWATAN PATRICIA BANNER DALAM PRATIK KEPERAWATAN

Oleh :

Ns. Pingkan C Timbuleng, S.Kep

PRAKTIK keperawatan adalah tindakan mandiri perawat profesional  melalui kerjasama bersifat kolaboratif dengan pasien  atau klien dan tenaga kesehatan lainnya dalam  memberikan asuhan keperawatan sesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya.

Dalam praktik keperawatan dalam pemberian asuhan keperawatan memiliki tingkatan dalam melaksanakan tindakan sesuai dengan pengetahuan dan ketrampilan yang ada. Teori Keperawatan   tentang caring, clinical wisdom and ethics in nursing practice dikemukakan Patricia Benner.

Ia mempelajari praktik keperawatan klinis dalam upaya untuk menemukan dan menggambarkan pengetahuan dalam keperawatan praktik. Konsep ini menjelaskan bahwa pengetahuan dalam sebuah praktik disiplin ilmu diperoleh dari waktu ke waktu dan dikembangkan melalui pembelajaran eksperimental serta pemikiran situasional serta merupakan refleksi dalam praktik pada situasi praktik tertentu.

Filosofis Benner yang pertama adalah membedakan antara pengetahuan praktis dan teoritis. Untuk membangun pengetahuan dalam disiplin ilmu keperawatan melalui disiplin praktik dengan memperluas pengetahuan dalam praktik keperawatan dikembangkan melalui pengalaman klinis dan penyelidikan ilmiah berbasis teori.

Model Benner bersifat situasional dan menggambarkan lima tingkat penguasaan ketrampilan : (1) pemula (novice), (2) pemula lanjutan (advanced beginner), (3) kompeten (competent), (4) mahir (proficient), (5) pakar (expert).

Novice (Pemula)

Novice adalah perawat yang belum memiliki latar belakang pengalaman klinik. Tingkatan ini para mahasiswa keperawatan yang akan memasuki dunia klinik,Patricia Benner menambahkan bahwa perawat senior juga dapat dikategorikan ke dalam tingkatan ini; perawat senior yang berpindah ruangan misalnya perawat di ruangan bedah berpindah di ruangan Hemodialisa . Perawat pada tingkatan pemula perlu untuk diberikan petunjuk sesuai dengan standar operasional yang berlaku dalam memberikan asuhan keperawatan

Advanced Beginner (Pemula Lanjutan)

Pada tingkatan ini perawat masih perlu bimbingan sesuai dengan aturan dan berorientasi pada penyelesaian tugas  . Pada tingkatan ini sudah memiliki pengalaman untuk memahami berbagai aspek dari situasi tertentu, dan sebagai ujian terhadap kemampuan dalam memberikan asuhan keperawatan .  Tingkatan ini paling sesuai untuk  fresh graduatedan membutuhkan bimbingan dari perawat senior yang berpengalaman.

Competent (Kompeten/Mampu)

Di tingkatan  ini perawat telah mampu menentukan   aspek mana dari suatu situasi keperawatan yang benar-benar penting dan yang dapat  diabaikan. Perawat kompeten mampu menunjukkan rasa tanggung jawab terhadap pasien,realistis,dan memiliki pandangan yang kritis terhadap dirinya.

Proficient (Mahir)

Tingkatan   ini perawat melihat situasi secara utuh atau keseluruhan dan dibimbimbing berdasarkan kaidah tidak hanya situasi tertentu. Perawat telah lebih banyak berinteraksi dengan pasien dan keluarga.

Expert (Ahli)

Pada tingkatan ini perawat  dapat mengidentifikasi masalah yang dialami oleh pasien segera mengetahui intervensi apa yang paling tepat diberikan kepada pasien tanpa harus melalui serangkaian tahap berpikir analitis. Perawat pakar memiliki pemahaman intuitif sehingga dapat memandang pasien secara keseluruhan dalam waktu yang singkat.

Aspek kunci dari praktik seorang pakar menunjukkan pemahaman klinis dan praktik berbasis sumber daya, mengetahui bagaimana, melihat gambaran besar, melihat yang tak terduga.

Perubahan dalam aspek kinerja terjadi dalam pergerakan melalui tingkat penguasaan keterampilan yaitu perpindahan dari ketergantungan pada prinsip abstrak dan aturan untuk penggunaan berdasarakan pada masa lalu dan pengalaman nyata, perubahan dari ketergantungan pada analisis berdasarkan aturan berfikir dan intuisi, perubahan dalam persepsi pembelajaran situasi yang dilihat sebagai kompilasi potongan-potongan yang relevan menjadi suatu keseluruhan yang kompleks, pengamat terpisah berdiri di luar situasi kesalah satu posisi, dan sepenuhnya terlibat dalam situasi tersebut.

Model ini bersifat situasional dan sifat, tingkatan kinerja bukan merupakan karakteristik individual dari pelaku individu, tetapi merupakan fungsi yang diberikan kepada perawat berdasarkan situasi dan disesuaikan dengan latar belakang pendidikan.

Perawat Profesional adalah perawat yang bertanggung jawab dan berwewenang memberikan pelayanan keperawatan secara mandiri dan atau berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain sesuai dengan kewenangannya.

Untuk mencapai   tingkatan  Expert (Ahli) sebagai perawat harus dapat mengembangkan ketrampilan dengan mengikuti pelatihan sesuai dengan kompetensi dan keahliannya. Perawat juga harus mengembangkan ilmu pengetahuan dengan melakukan penelelitian-penelelitian dalam bidang ilmu keperawatan sehingga dapat bermanfaat dalam melakukan asuhan keperawatan kepada pasien dan keluarga juga dalam  pembimbingan dan pendidik bagi perawat novice(pemula). (***)

Health Mechine Learning Tools Sebagai Solusi Inovatif untuk Mendeteksi Masalah Kesehatan

Program Studi Magister Keperawatan Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta bekerjasama dengan PPNI Provinsi D.I Yogyakarta menggelar Seminar Keperawatan Internasional dengan Tema “Technology and Innovation In Medical Surgical Nursing, Nursing Education, Psychiatric Nursing and Nursing Community” yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada tanggal 14-15 Februari 2020. Seminar tersebut dibuka oleh Ns. Fitri Arofiatri, S.Kep., MAN., PhD selaku Ketua Program Studi Magister Keperawatan Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan menghadirkan Keynote Speaker yaitu Thea Saliba, Registered Nurse dari Australia dan juga beberapa pembicara dari dosen program pasca sarjana fakultas Keperawatan Universitas Muhammadiyah yakni Kellyana Irawati., M.Kep., Ns., Sp.kep.J. (Dosen Keperawatan Jiwa). Sutantri, S.Kep., Ns., M.Sc (Dosen Keperawatan Komunitas) Dr. Lisa Mursharyanti, S.Kep., Ns., M.Med. Ed (Dosen NEDU) beserta mahasiswa yang mengikuti exchange student di beberapa negara yaitu : Malaysia, Taiwan, China dan Thailand. yang memaparkan Inovasi-inovasi yang ada dinegara-negara yang mereka kunjungi terutama terkait pelayanan kesehatan termasuk didalamnya adalah inovasi dalam bidang keperawatan. Dalam sambutanya, Ns. Fitri menyampaikan bahwa sebenarnya pembicara internasional yang harusnya hadir dalam seminar tersebut lebih dari 1 orang tapi karena ada travel warning dari Negara para pembicara tersebut akibat 2019-nCoV (Corona Virus) yang memang lagi marak akhir-akhir ini sehingga membatalkan kehadiran mereka dalam seminar tersebut.

Thea Saliba, RN selaku pembicara utama yang tampil pada hari perta dalam seminar ini membawakan topik “ Innovation in Pediatric Palliative Care” Topik ini sangat menarik yang mengangkat isu dan trend yang sedang menjadi trend di era revolusi industry 4.0 di mana inovasi yang di gunakan adalah Health Mechine Learning Tools, dimana pihak rumah sakit Menggunakan alat kecerdasan buatan untuk mengidentifikasi pasien yang membutuhkan pelayanan mereka lebih awal dalam perjalanan penyakit mereka dan untuk memastikan juga mereka menerima perawatan yang sesuai. System ini menggunakan alogaritma dan model statistic untuk mendeteksi pola dalam data dan membuat prediksi berdasarkan pola tersebut.

Health Mechine Learning Tools

Leonard D’Avolio, Pendiri dan CEO Perusahan peningkatan kinerja perawatan Cyft, dan asisten professor di Sekolah Kedokteran Harvard Menyebutkan keuntungan dari perangkat lunak khusus untuk dapat mempelajari pola-pola yang diberikan lebih cepat, dari pada manusia yang harus menganalisa terlebih dahulu, dan juga perangkat lunak dapat mempertimbangkan lebih banyak factor atau variable dari pada yang dapat dilakukan manusia, serta dapat melakukannya dalam hitungan mikrodetik. Pada dasarnya alat ini memeriksa semua pola yang telah ada sebelumnya dan memprediksi langkah selanjutnya. Sistem Pembelajaran mesin ini memiliki kemampuan  untuk menganalisis data dari klaim catatan medis elektronik, atau sumber informasi lain untuk memprediksi kapan seorang pasien mungkin membutuhkan perawatan rumah sakit atau paliatif, serta pasien mana yang beresiko paling tinggi untuk dirawat di rumah sakit.

Penulis : Maryo Yonatan Sengkeh S.Kep. Ns (Mahasiswa Master Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Staff di Akademi Keperawatan Baramuli Airmadidi)

 

 

Visitiasi Tim Asesor Akreditasi Prodi LamPTKes 15- 17 Oktober 2017

Visitiasi Tim Asesor Akreditasi Prodi LamPTKes 15- 17 Oktober 2017

Penyerahan Dokumen Hasil Visitasi Oleh Direktur Akper Baramuli Airmadidi Jeavery Sonly Bawotong. S.Kep Ns. MMkes kepada Ketua Tim Asesor Ibu Dr. A.V. Sri Suhardiningsih SKp. MKes

Foto bersama Dosen dan staff Akademi Keperawatan Baramuli Dengan tim Asesor Akreditasi Prodi LamPTKes Ibu Dr. A.V. Sri Suhardingsih SKp. MMkes dan Ibu Tri Anjaswarni, SKp, M.Kep

Penandatanganan Dokumen Hasil Visitasi

UNDANGAN DIES NATALIS KE 14 AKADEMI KEPERAWATAN BARAMULI AIRMADIDI

Dalam Rangka Memperingati dies natalis akademi keperawatan baramuli airmadidi mengundang seluruh Civitas Akademi keperawatan Untuk dapat menghadiri pelaksanaan acara dies natalis yang akan diadakan pada hari Jumat Tanggal 29 September 2017 – 30 September 2017,  bertempat di akademi keperawatan baramuli airmadidi,

Susunan Acara

  • Jumat, 29 September 2017
  1. Jalan Sehat
  2. Lomba Debat Askep Antar Tingkat
  3. Lomba Bintang Vokalia
  4. Pemilihan Putra / Putri Akper Baramuli
  • Sabtu, 30 September 2017
  1. Lomba Futsal Antara Perguruan Tinggi Swasta, Alumni dan pegawai rumah sakit